"Si tu ne m’aimes pas je t’aime, si je t’aime prends garde à toi" — kalian semua pasti tahu lagu ini, bukan? Kalimat ini diambil dari salah satu bagian paling terkenal dari Carmen, yang merangkum semangat dari opera karya Georges Bizet yang akan dipentaskan di Opéra Bastille, dari 7 Februari hingga 19 Maret 2026. Pertunjukan ini merupakan bagian dari musim opera tahunan institusi tersebut, di Paris, dengan konsep arahan dari Calixto Bieito. Dibuat pertama kali pada tahun 1875, opera empat babak ini menghadirkan seorang tokoh utama wanita yang menuntut kebebasan mutlak, tanpa peduli norma sosial dan konsekuensi dari pilihan hidupnya, yang akhirnya membawa kehancuran bagi mereka yang berpapasan dengannya.
Alur cerita berlangsung di Seville dan mengikuti takdir Don José, seorang brigadir disiplin yang kehidupannya berubah drastis setelah bertemu dengan Carmen, seorang pekerja di pabrik cerutu. Terpesona oleh wanita yang sulit diraih ini, dia perlahan-lahan meninggalkan tugasnya, harga dirinya, dan semua bentuk kestabilan. Sementara itu, Carmen sendiri menolak segala bentuk ikatan emosional dan hanya mendefinisikan dirinya melalui keinginannya dan kemerdekaannya. Perbedaan yang tak bisa didamaikan ini akhirnya membawa mereka ke sebuah tragedi, di tengah kisah penuh gairah, cemburu, dan takdir yang tak terelakkan.
Ketika pertama kali dipentaskan di Opéra-Comique pada 3 Maret 1875, Carmen langsung memicu kegaduhan. Penonton dan sejumlah media merasa terkejut dengan tingkat realisme yang dipertontonkan dan gambaran seorang tokoh utama yang dinilai tidak bermoral untuk zamannya. Georges Bizet, penggubah karya ini, meninggal dunia tiga bulan kemudian dalam usia 36 tahun, tanpa sempat menyaksikan keberhasilan internasional yang akhirnya diraih oleh opera terakhirnya, yang kini dianggap sebagai salah satu yang paling sering dipertunjukkan di seluruh dunia.
Di Opéra Bastille, produksi karya Calixto Bieito menghindar dari cara tampil tradisional dan stereotip yang sering diasosiasikan dengan karya ini. Pertunjukan ini menyuguhkan interpretasi yang sengaja sederhana dan langsung, menekankan kekerasan dalam hubungan manusia dan tekad Carmen untuk hidup bebas hingga akhir hayat. Beberapa adegan dengan intensitas tinggi mungkin menyentuh sisi sensitif penonton muda atau mereka yang kurang berpengalaman. Meski demikian, pendekatan ini menegaskan bahwa cerita Carmen tetap relevan di era modern, dengan tema-tema yang terus bergema dalam kontes sosial dan budaya masa kini.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.
Tanggal dan jadwal
Dari 7 Februari 2026 Pada 19 Maret 2026
Tempat
Opéra Bastille
Place de la Bastille
75012 Paris 12
Mengakses
Metro jalur 1, 5 dan 8, stasiun "Bastille"
Harga
Tarif par Catégories : €143 - €220
Durasi rata -rata
3 j
Situs resmi
www.operadeparis.fr
Reservasi
Lihat harga tiket



















