Menjelang edisi baru Pesta Roti di Paris, kontes antardepartemen seputar baguette tradisional terbaik semakin banyak digelar. Setelah Yvelines dan Seine-Saint-Denis, kini giliran Essonne untuk membukakan hasil kontestnya, edisi 2026.
Untuk edisi ke-11 kontes kuliner ini, juri mengevaluasi baguette yang berasal dari pabrik roti beberapa pengrajin boulanger di Essonne. Untuk membedakannya, juri mempertimbangkan beberapa kriteria seperti penampilan, kematangan, rasa, kerak, mie, dan aroma baguette.
Pada saat upacara pemberian hadiah yang digelar pada bulan Maret, Chambre de métiers et de l'artisanat de l'Essonne kemudian mengungkapkan nama-nama pembuat roti yang menerima penghargaan, dikelompokkan menurut tiga kategori besar: para apprentices (magang), para salariés (karyawan), dan employeurs (pemilik perusahaan/pengepalai usaha).
Dalam kategori terakhir ini, hadiah utama untuk baguette tradisional terbaik di Essonne 2026 jatuh kepada Anthony Beuchet dari toko roti-pastry Le Fournil d'Autrefois di Étampes (85 rue de la République). Ia berada tepat di depan Mickaël Bedouet dari boulangerie Bedouet diSainte-Geneviève-des-Bois (4 rue Pierre Brossolette), lalu Vivien Bailleux dari Maison Bailleux di (46 rue Nationale).
Dalam kategori karyawan, Lucas Puyo dari boulangerie-pâtisserie Les Petits Gourmands di Athis-Mons (di depan balai kota, 2 Rue Valentin Conrart) naik ke podium pertama.
Akhirnya, Vincent Lasne-Lafont dari La Boulange de Ballainvilliers berhasil meraih juara pertama di kategori pemagang. 



Selamat kepada para pemenang dan semua peserta!
Situs resmi
www.cma-essonne.fr















