Ini adalah halaman baru bagi dunia gastronomi Paris. Yam'Tcha, restoran berbintang Adeline Grattard yang berlokasi di jalan Saint-Honoré, kawasan 1 Paris, di antara Les Halles dan Louvre, akan menyajikan hidangan terakhirnya pada Sabtu, 20 Desember 2025. Salah satu koki Prancis bersertifikat bintang Michelin yang jarang muncul mengonfirmasi berita ini melalui situs resminya, Bouillantes, dan secara blak-blakan kepada Le Figaro menyatakan: "Perahu ini sudah terlalu berat, tapi semuanya baik-baik saja! Kami tetap bebas dan tanpa utang."
Namun, penutupan ini bukan berarti penarikan sepenuhnya. Koki berusia 40-an ini tetap mempertahankan toko Yam'Tcha yang berada di sebelahnya, yang berlokasi di tempat pertama restoran gourmet tersebut. Saat ini, di sana tersedia masakan keluarga khas Kanton dan teh-teh premium, yang juga dapat dibawa pulang. Bahkan lebih dari itu, Adeline Grattard mengumumkan akan mengubah Café Lai'Tcha, yang juga berada di distrik 1, menjadi Yam'Tcha bistrot mulai Maret 2026, setelah dilakukan beberapa penyesuaian demi kenyamanan.
Mengapa Yam'Tcha memutuskan untuk tutup sementara?
Keputusan untuk menutup restoran ini berbintang Michelin satu adalah pilihan yang diambil secara sadar oleh sang koki. Tanpa beban utang maupun masalah keuangan yang tampak, Adeline Grattard tampaknya lebih berusaha mengurangi beban pengelolaan sebuah tempat makan dengan standar tinggi ini. Ritme yang cepat, tuntutan dari dapur Prancis kreatif yang berpengaruh dari budaya China, serta tekanan yang terus-menerus dari layanan berbintang bisa jadi menjadi alasan mengapa ia merasa perlu untuk berhenti sejenak. Dengan terus menjalankan proyek-proyek yang lebih ringan seperti toko dan bistro mendatang, ia tetap berkecimpung di dunia kuliner sambil mendapatkan kebebasan yang lebih besar.
Perjalanan Yam'Tcha, dari Jalan Sauval ke Jalan Saint-Honoré
Yam'Tcha pertama kali dibuka pada tahun 2009 di sebuah toko kecil di rue Sauval, yang masih berada di distrik 1. Dengan cepat, wanita kelahiran Burgundy dan mantan murid Pascal Barbot di Astrance ini mulai mendapatkan perhatian berkat khas gastronomi Prancis yang dipadukan dengan sentuhan halus cita rasa Tiongkok. Keunikan gaya masaknya ini terinspirasi dari pengalaman dua tahun tinggal di Hong Kong bersama mantan suaminya, Chi Wah Chan, seorang sommelier teh. Pada 2015, pasangan ini memutuskan pindah ke rue Saint-Honoré demi mendapatkan ruang yang lebih sesuai dengan ambisi mereka. Bertahun-tahun, daftar reservasi selalu penuh, menandai keberhasilan restoran ini dalam menggabungkan dua budaya kuliner dengan cemerlang.
Apa kabar toko Yam'Tcha?
Berita baik untuk para pecinta masakan Adeline Grattard: boutique Yam'Tcha tetap buka. Terletak di bekas restoran pertama di jalan Sauval, tempat ini menyajikan masakan Kanton rumah tangga yang lebih bersahabat dan mudah dijangkau, berbeda dari gaya gastronomi haut de gamme. Di sini, pengunjung juga bisa menemukan koleksi teh premium yang menarik, yang bisa dinikmati langsung di tempat atau dibawa pulang. Tempat ini menghidupkan kembali jiwa Yam'Tcha dengan suasana yang lebih santai dan akrab.
Pembukaan babak baru bersama Yam'Tcha bistrot
Meski restoran gastronomi ini akan tutup, sebuah proyek baru muncul sebagai penggantinya. Café Lai'Tcha akan diubah menjadi Yam'Tcha bistrot mulai Maret 2026. Setelah dilakukan beberapa renovasi untuk meningkatkan kenyamanan, tempat baru ini diperkirakan akan menyajikan masakan yang tetap mempertahankan ciri khas karya Adeline Grattard, tetapi dalam gaya bistrot yang lebih santai dan spontan. Ini akan menjadi cara yang indah untuk terus menikmati dunia kuliner dari koki berbakat ini, tanpa tekanan dari sebuah restoran berbintang.
Singkatnya, jika Anda ingin menghabiskan pengalaman terakhir di Yam'Tcha sebelum tutup permanen, Anda hanya punya beberapa hari lagi untuk memesan meja di jalan Saint-Honoré. Setelah 20 Desember 2025, pilihan lain adalah Café Lai'Tcha yang sedang bertransformasi menjadi restoran bergaya bistrot. Satu hal yang pasti: Adeline Grattard tidak meninggalkan panggung Paris, dia hanya beralih ke genre yang berbeda. Anda bisa mengikuti berita terbaru dari restoran-restorannya melalui media sosial atau di situs resmi.



















