Dengan aroma madu, kayu manis, jahe, dan rempah-rempah yang lembut, roti rempah mengingatkan kita pada perayaan, kehangatan camilan masa kecil, dan etalase makanan yang menggugah selera. Di Paris, roti rempah kembali populer saat musim dingin tiba. Kue lembut yang telah lama dikaitkan dengan periode Natal ini kini semakin banyak ditawarkan di toko kue dankedai teh, bahkan kadang-kadang sepanjang tahun.
Secara tradisional dibuat tanpa telur dan mentega, dengan tepung gandum hitam, roti rempah memikat dengan teksturnya yang padat namun lembut dan aromanya yang hangat dan menyelimuti. Di Kota Cahaya, beberapa rumah makan mempertahankan resep klasik, sementara yang lain justru memodifikasinya dengan menambahkan kulit jeruk, buah-buahan kering, hazelnut karamel, bahkan sentuhan cokelat hitam.
Dibeli utuh, untuk dibawa pulang, atau disajikan dalam bentuk irisan untuk camilan sore hari dengan teh hitam berbumbu atau cokelat panas, roti jahe dari beberapa pengrajin dibuat dengan bahan-bahan organik, bahkan dalam versibebas gluten, agar sesuai dengan semua jenis diet. Sederhana, kasar, tetapi sangat lezat, roti jahe adalah kelezatan abadi yang menghangatkan hari-hari kelabu di Paris!



Lenôtre, warisan cita rasa dan toko kue Prancis yang lezat
Didirikan pada tahun 1957 oleh Gaston Lenôtre yang visioner, Maison Lenôtre mewujudkan keunggulan gastronomi Prancis. Toko kue, katering, sekolah, acara, dan reputasi yang mendunia... Warisan cita rasa dan kehalusan yang hidup. [Baca selengkapnya]
Dan juga: Fortwenger, La Petite Alsacienne
Temukan lokasi semua alamat ini dengan mengklik peta di bagian bawah artikel















