Terletak hanya beberapa langkah dari Louvre, Normandy Hotel adalah alamat yang menyimpan banyak kejutan. Sejak 2019, sebuah speakeasy yang tak biasa membawamu pada nuansa Paris yang belum pernah ada. Selamat datang di Rehab. Bersembunyi di basement hotel, kamu akan menemukan suasana yang misterius dan penuh petualangan dengan furnitur-furnitur antik yang unik, termasuk ranjang opium.
Ke mana pun Anda melangkah, di bar berjiwa intimiste, kejutan selalu hadir. Di ruang-ruang kecil yang terhubung, beberapa meja yang agak tersembunyi membawa Anda di bawah langit lentera Tionghoa, sementara bagian lainnya membawa Anda ke suasana yang lebih... paranormal.
Awalnya, keahlian utama Rehab adalah koktail CBD. Kini bar tersebut membawa konsepnya lebih jauh lagi! Jika CBD tetap ada, namun ia berada di urutan kedua. Chef barman Vivien dan timnya bertekad terutama untuk menawarkan Anda sebuah pengalaman koktail yang belum pernah ada dan untuk itu mereka menggunakan teknik-teknik yang jarang dipakai di bar-bar Paris. Pada akhirnya di balik meja bar Rehab, bukan sekadar barman maupun mixologist, melainkan para alkemis sejati!
Di dapur, Vivien menyiapkan jus, infus CBD, sirup, dan bahkan dekorasi. Kita meluangkan waktu untuk membuat sendiri segala yang bisa dibuat, sambil mengikuti pendekatan Zero-Waste. Begitulah mereka berhasil mengurangi limbah hingga 70%. Di sisi bar, kita bergantian antara minuman keras, alat ukur, dan shaker, tetapi juga menyiapkan seluruh kit kimia untuk beberapa koktail. Duduk di balik konter, kita tidak kehilangan sorotan pertunjukan itu.
Semua yang kita cicipi bakal jadi favorit. Dari penyusunan resep hingga penyajian yang memukau, di sini kita tidak sekadar minum segelas, melainkan merasakan sebuah pengalaman. Jika Anda memilih cocktail molekuler Soit L'Eau, Anda akan dihadapkan pada dilema ala Matrix. Di bawah tutup kaca, asap pekat menjaga misteri tetap hidup.
Kemudian harum baie de Sichuan menyelimuti kami dan dua sendok pun terbuka di hadapan kami. Satu menampilkan gelembung putih, satu lagi biru. Anda perlu menelannya seperti tiram dan menggigit untuk menemukan koktail dengan bentuk yang unik ini. Gelembung putih terdiri dari rum gelap, air kelapa, jus lemon kuning dan hijau, serta sirup orgeat, sedangkan gelembung biru berisi Rhum Blend Putih, curaçao biru, jus jeruk nipis, bunga jeruk, dan jus pomelo putih.
Glamor suasana berubah dengan Rock in Chair yang dengan bangga menebar nuansa serupa dekor Rehab. Dengan koktail ini, Anda seakan dibawa ke tea-time ala Chapelier Fou. Tehurnya mengembuskan asap seperti naga saat kita menuangkan minuman ke dalam cangkir teh porselen, yang biasanya dipakai sambil mengangkat jari kecil. Koktail insolite ini terdiri dari Amaretto, Absinth, sirup manis vanila bourbon dan adas manis, reduksi teh oblong, coulis persik, jus apel Pink Lady, dan jus lemon kuning. Semua berpadu menciptakan aroma yang sangat harum, layaknya teh rempah yang direkontekstualkan ulang ala Rehab. Bonusnya? Kue kering kecil yang bisa dicelupkan ke dalamnya. Yang belum ada hanyalah sebuah perpustakaan!
Kami juga sangat menggemari Gluttony's Trap. Kreasi ini benar-benar pas untuk para penggemar kuliner: vodka spekuloos, Amaretto, jus lemon kuning, estragon segar, yoghurt 0% (untuk tetap merasa tenang), tonik organik, dan kulit jeruk nipis, semuanya dibalut meringue yang bisa kita santap sepanjang sesi mencicipi.
Seperti yang Anda duga, di sini kita berpetualang dengan cocktail yang dinikmati secara interaktif. Ini benar-benar sebuah pertunjukan yang menggugah semua indera Anda. Bisa dibilang cocktail gastronomi. Bonusnya? Beberapa kreasi bisa ditawarkan dalam versi tanpa alkohol!
Jadi, siap mencoba pengalaman yang belum pernah ada ini?
Konsumsi alkohol secara berlebihan berbahaya bagi kesehatan—minumlah dengan bijak!
Tanggal dan jadwal
Dari 3 Desember 2019
Tempat
Normandy Hotel
7, rue de l'échelle
75001 Paris 1
Perencana rute
Aksesibilitas
Harga
Cocktail sans alcool : €16 - €20
Cocktail alcoolisé : €18 - €25
Situs resmi
www.hotel-normandy.com











































