Di Paris, jejak berabad-abad monarki dan kekaisaran tersebar di mana-mana, dari istana-istana megah yang terpelihara dengan baik di seluruh Île-de-France, khususnya Versailles, Rambouillet (dengan Laiterie de la Reine dan Chaumière aux coquillages), namun juga di ruang-ruang terbuka yang dulu khusus untuk para tokoh terhormat dalam masyarakat Prancis. Begitulah pada tahun 1616, Marie de Médicis, ratu Prancis, menciptakan Promenade du Cours de la Reine (Menurut Paris.fr).
Pada masa itu, tren berjalan-jalan menyebar di kalangan bangsawan Prancis, dan Marie de Médicis memerintahkan penanaman pohon serta tumbuhan untuk menciptakan sebuah promenade, berada di antara jembatan Alma dan taman Tuilleries. Selain itu, sebagian promenade ini (bagian antara jembatan Invalides dan jembatan Alma) kelak dinamai ulang menjadi Albert 1er, untuk menghormati raja Belgia, yang sangat berkontribusi pada Prancis selama Perang Dunia I.
Empat patung utama menghiasi Cours de la Reine: satu mengenang Raja Albert I, satu lagi memercikkan Simón Bolívar, dan satu lagi menampilkan La Fayette raksasa tinggi, berdedikasikan untuk menunggang kuda. Yang terakhir adalah monumen untuk menghormati Korps Ekspedisi Rusia yang ikut berperang di Prancis pada Perang Dunia I, 1914–1918.
Jalan setapak ini terbuka 24 jam sehari, setiap hari sepanjang tahun, dan menawarkan santai berjalan di sepanjang tepian Sungai Seine. Untuk melanjutkan jelajah Anda di spot ikonik Paris ini, jangan lewatkan juga Jardin d'Erevan atau, lebih ke arah Avenue des Champs-Élysées, kebun-kebun bernama sama jardins éponymes, yang tercatat sebagai monumen bersejarah.
Tes ini dilakukan sebagai bagian dari undangan profesional. Jika pengalaman Anda berbeda dengan kami, beri tahu kami.
Tanggal dan jadwal
Dari 18 Agustus 2026 Pada 31 Desember 2027
Tempat
Kawasan pejalan kaki di Cours de la Reine
1 place de la Reine Astrid
75008 Paris 8
Perencana rute
Situs resmi
www.paris.fr







































