Jembatan Concorde, jembatan ikonis Paris yang dibangun dari batu Bastille.

Oleh Manon de Sortiraparis · Foto oleh Cécile de Sortiraparis · Diperbarui 28 Agustus 2026 pukul 12:59
Tahukah Anda? Jembatan Concorde dibangun menggunakan batu-batu dari reruntuhan Penjara Bastille. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang jembatan Paris yang terkenal ini, silakan lihat di sini!

Untuk berpindah dari Alun-alun Concorde ke Tepian Kiri Sungai Seine, kita perlu singgah sebentar di Jembatan Concorde. Tapi apakah Anda benar-benar mengetahui sejarah jembatan jembatan Paris?

Gagasan membangun sebuah jembatan di tempat ini berakar dari masa pemerintahan Louis XV. Sejak tahun 1724, sang penguasa menyetujui pembangunan jembatan kayu pertama yang pada akhirnya tidak pernah terealisasi. Pembangunan jembatan yang ada sekarang, dipercayakan kepada insinyur terkenal Jean-Rodolphe Perronet, mulai dilakukan pada 1787, di bawah pemerintahan Louis XVI. Dua tahun kemudian, Revolusi Prancis meletus dan akan meninggalkan jejak yang cukup nyata pada bangunan tersebut.

Setelah penaklukan Bastille pada 14 Juli 1789, benteng itu dibongkar dan sebagian batu ukuran potongnya dipakai kembali untuk melanjutkan pembangunan jembatan. Jembatan Concorde, yang saat itu disebut jembatan Louis-XVI, memang benar-benar mengandung batu-batu berasal dari penjara Paris yang lama! Tersusun dari lima lengkungan batu, karya neoklasik itu selesai pada 1791, di tengah Revolusi Prancis.

Visuel Paris place de la ConcordeVisuel Paris place de la ConcordeVisuel Paris place de la ConcordeVisuel Paris place de la Concorde

Namanya justru mengikuti banyak perubahan rezim yang mengguncang Prancis. Dari jembatan Louis-XVI, ia menjadi jembatan Revolusi, lalu jembatan Concorde. Restorasi kemudian mengembalikannya ke nama jembatan Louis-XVI sebelum monarki Juli akhirnya memberinya nama tetap Pont de la Concorde pada tahun 1830.

Sementara itu, Napoléon I membayangkan memberi jembatan ini tampilan yang jauh lebih monumental. Pada 1810, sang kaisar meluncurkan proyek patung-patung yang menggambarkan jenderal-jenderal yang gugur di medan perang, tetapi kejatuhan Kekaisaran membatalkan rencananya. Di bawah Restorasi, Louis XVIII mengambil ide itu dengan caranya sendiri dan memasang di atas jembatan 12 patung marmer putih yang mengesankan yang mewakili empat menteri utama, empat perwira, dan empat pelaut dari rezim lama.

Seth habille la colonnade de l’Assemblée nationale - nos photosSeth habille la colonnade de l’Assemblée nationale - nos photosSeth habille la colonnade de l’Assemblée nationale - nos photosSeth habille la colonnade de l’Assemblée nationale - nos photos

Namun dekorasi itu tidak akan bertahan lama. Patung-patung monumental ini, beberapa di antaranya beratnya mencapai beberapa ton, menjadi beban yang terlalu berat bagi konstruksi jembatan. Di bawah Louis-Philippe, mereka diambil dari Pont de la Concorde dan dipindahkan ke Château de Versailles, sebelum akhirnya menjumpai berbagai tujuan lain.

Dan sejarah jembatan ini belum berhenti di situ saja! Seiring meningkatnya lalu lintas mobil pada awal abad ke-20, ukurannya tidak lagi cukup menampung arus antara Place de la Concorde dan Palais Bourbon. Antara 1930 dan 1932, jembatan ini pun diperluas secara signifikan. Operasi itu dilakukan dengan kendala besar: menjaga penampilan seperti yang dibayangkan Perronet pada abad ke-17. Lebarnya hampir dua kali lipat, sambil mempertahankan lima lengkungan dan bentuk umumnya!

Informasi berguna

Tanggal dan jadwal
Hari-hari berikutnya
SABTU : dari 00:00 memiliki 23:59
Minggu : dari 00:00 memiliki 23:59
Senin : dari 00:00 memiliki 23:59
Selasa : dari 00:00 memiliki 23:59
Rabu : dari 00:00 memiliki 23:59
KAMIS : dari 00:00 memiliki 23:59
Jumat : dari 00:00 memiliki 23:59

× Perkiraan waktu buka: untuk mengonfirmasi waktu buka, silakan hubungi restoran.

    Tempat

    Pont De la Concorde
    75007 Paris 7

    Perencana rute

    Komentar