Pada tahun 1970-an, sebuah klub ikonik di hadapan Arc de Triomphe menggugah jantung pesta-pesta Paris. Dan meskipun nama L'Aventure tetap dipakai, tempat ini telah banyak berubah sejak 2025 di bawah kepemimpinan Gilbert dan Thierry Costes. Tempat yang legendaris ini kembali meraih masa muda keduanya, di mana burung malam masih bisa menikmati klub pribadi di bagian bawah, tetapi lantai-lantainya kini juga memungkinkan untuk bersantap maupun menginap di sana.
Di lantai dasar, restoran ini langsung menampilkan estetika yang kuat, jauh dari tempat-tempat baru yang dipenuhi beige dan kadang-kadang aseptik. Martin Brudnizki memadukan beludru, brokat, serta lampu gantung dan karpet bermotif geometris, terinspirasi dari Arts Décoratifs. Siang hari, kita menikmati makan siang dalam suasana terang, sambil menyantap hidangan berkualitas dengan pemandangan yang mewah menghadap Arc de Triomphe.
Namun pada malam hari, suasana berubah menjadi lebih intim dan tenang, di bawah lampu redup, sebelum akhirnya menjadi meriah sekitar pukul 21.00, berkat set DJ secara langsung.
Di sisi hidangan, kami menonjolkan sophistication segar dan mudah dipahami. Mulai dengan ringan, memilih buncis hijau yang dipadukan dengan kenari (18€), tetap renyah, taburi parmesan untuk twist manis-gurih yang efektif, atau carpaccio ikan bar yang sangat beraroma lemon (25€) yang membawa nuansa Mediterania, meresap dalam minyak zaitun dan daun mint. Kami pun menghargai detail-detail kecil seputar nama tempat atau logo hingga tersaji di piring!
Hidangan-hidangan menegaskan keseimbangan ini: linguine dengan jamur morel (34€) akan memanjakan para penggemar pasta al dente, namun perlu dicatat bahwa para pencinta jamur mungkin rasa jamurnya tidak sekuat saat menikmati truffle; citarasanya lebih lembut karena sausnya yang mendominasi dengan parmesan yang aromanya halus buah.
Pilihan kedua kami, salmon dengan saus beurre blanc (38€) memikat berkat keraknya yang garing dan sausnya yang halus serta kental, dengan sentuhan lemon.
Sebagai pencuci mulut, jangan lewatkan millefeuille vanila (18€), dibumbui rempah yang memberi sentuhan pedas, terasa sangat ringan, dan tidak terlalu manis meski karamelnya menggoda. Jika Anda lebih menyukai penutup yang ringan dan buah-buahan, nanas Victoria yang diperas jusnya menggigit lidah, diiris tipis seperti carpaccio, disertai sorbet lemon basil yang mengejutkan.
Kami menyertai hidangan kami dengan koktail khas (21€), Red Flag, dengan buah beri merah dan sedikit pahit, serta Marigold, dengan yuzu yang tajam, yang membiarkan aroma jeruk dan buah markisa mendominasi tequila dan mezcal. Mocktail atau koktail yang lebih umum juga ada di menu, begitu pula dengan pilihan anggur yang menarik.
Direkomendasikan lebih untuk acara yang layak dirayakan atau momen yang patut dikenang, karena tagihannya bisa cepat melonjak, meskipun harga cukup wajar untuk restoran-meja besar di meja-meja di sekitar kawasan ini. Hidangannya memang berkualitas sangat baik dan dibuat dari produk-produk pilihan, tetapi terasa cukup biasa dari segi orisinalitas, terlebih porsi-porsanya mungkin tidak cukup bagi perut yang paling lapar.
Selain itu, disarankan untuk melakukan reservasi, terutama pada malam hari, untuk menjamin satu meja bagi Anda, dan jika Anda ingin menikmati pemandangan ke monumen bersejarah, pilihlah meja dekat jendela yang menghadap ke Jalan Victor Hugo.
Untuk melanjutkan malam setelah makan, ada petualangan lain yang menanti di ujung koridor mozaik yang luar biasa, dihiasi makhluk-makhluk mitologis, berkilau oleh serpihan warna-warni, tempat kita turun menuju bawah tanah. Di sinilah klub pribadi bersemayam, terbuka bagi para anggota, tempat permainan cermin dan digital berpadu untuk menerangi kegelapan, mengikuti alunan program musik yang eklektik.
Perlu diingat, aksesnya tidak dijamin untuk semua orang seperti di klub pada umumnya. Meski meja bisa dipesan untuk DJ set, klub ini pada dasarnya tetap sebuah lingkaran pribadi, dan untuk mendapatkan kartu anggota atas nama, Anda tidak hanya memerlukan persetujuan manajemen, tetapi juga rekomendasi dari anggota yang sudah menjadi bagian dari lingkaran tersebut.
Hôtel L'Aventure : sebuah mahakarya bintang lima yang eksklusif dan mewah dengan pemandangan ke Arc de Triomphe
Di hadapan Arc de Triomphe, Hôtel L'Aventure menyuguhkan dunia mimpi dan teater karya Vincent Darré. Sebuah alamat eksklusif dengan hanya lima belas kamar di jantung Triangle d'Or untuk mereka yang ingin merasakan Paris seperti tidak ada duanya, menggabungkan restoran chic dan klub privat hanya beberapa langkah dari Champs-Élysées. [Baca selengkapnya]
Penyalahgunaan alkohol berbahaya bagi kesehatan, konsumsilah dengan bijak.
Tes ini dilakukan sebagai bagian dari undangan profesional. Jika pengalaman Anda berbeda dengan kami, beri tahu kami.
Tanggal dan jadwal
Hari-hari berikutnya
Jumat :
dari 07:30 memiliki 02:00
SABTU :
dari 08:00 memiliki 02:00
Minggu :
dari 08:00 memiliki 02:00
Senin :
dari 07:30 memiliki 02:00
Selasa :
dari 07:30 memiliki 02:00
Rabu :
dari 07:30 memiliki 02:00
KAMIS :
dari 07:30 memiliki 02:00
Tempat
Petualangan
4 Avenue Victor Hugo
75116 Paris 16
Situs resmi
www.laventurehotel.com



































Hôtel L'Aventure : sebuah mahakarya bintang lima yang eksklusif dan mewah dengan pemandangan ke Arc de Triomphe














