Paolina caffè : konter Milan yang menggugah selera di Paris, dari kopi Italia hingga aperitivo

Oleh Audrey de Sortiraparis · Diperbarui 26 April 2026 pukul 10:55
Dari ristretto pertama hingga aperitivo, Paolina Caffè membawa semangat bar Milano ke Paris. Di antara Sentier dan rue de Turenne, alamat ini merawat keanggunan yang hangat dan cita rasa Italia yang autentik.

Sebuah komptoir, secangkir kopi pendek yang kuat, dan hari pun siap dimulai. Di Paolina Caffè, Paris meraih nuansa Milan sejak tegukan ristretto pagi hingga aperitivo malam. Setelah singgah pertama di Sentier, tempat ini kini memperluas pesonanya ke rue de Turenne, dalam ruang yang lebih luas tanpa kehilangan inti identitasnya: sebuah bar Italia yang hidup, berdenyut, dan dibangun mengelilingi konter bar.

Paolina caffè : le comptoir milanais gourmand à Paris, du café italien à l’aperitivoPaolina caffè : le comptoir milanais gourmand à Paris, du café italien à l’aperitivoPaolina caffè : le comptoir milanais gourmand à Paris, du café italien à l’aperitivoPaolina caffè : le comptoir milanais gourmand à Paris, du café italien à l’aperitivo
Mickaël A. Bandassak

Paolina, pada dasarnya sebuah kisah keluarga. Lahir di Milan dari ayah Prancis dan ibu Italia, yang ia beri nama untuk kafenya, Nicolò Taillasson, pendiri rumah ini, tumbuh di kafe kakek-neneknya, yang dibuka pada 1962 dekat Duomo. Sebuah bar Milanese murni, tempat kita melewati kopi pagi hingga makan siang singkat, lalu aperitivo di akhir hari. Inilah budaya culture du comptoir, yang begitu lekat di utara Italia, yang ia pilih untuk menghadirkannya di Paris.

Di dalamnya, kayu dan baja tahan karat membentuk sebuah décor années 50 yang dibayangkan oleh Justine Stevens (studio Aura) dan agensi Contrejour. Kopinya berasal dari rumah Verani - penyangrai kopi yang telah tiga generasi beroperasi di tepi Danau Como, dan sudah menjadi pemasok bagi keluarga tersebut - dan menemani setiap momen: espresso, macchiato, caffè shakerato saat cuaca panas. Di sampingnya, Paolina latte memadukan kopi, pistachio, dan buih susu dalam versi yang lebih lembut, sangat menghangatkan.

Siang itu, sekilas piring-piring: focaccia berlapis t topping, bresaola, ham Parma dengan buah-buahan musiman, carpaccio, tomat-mozzarella. Di sisi manis, cannoli, maritozzi, dan bombolini melanjutkan perhentian ini dengan sentuhan manis yang pas.

Paolina caffè : le comptoir milanais gourmand à Paris, du café italien à l’aperitivoPaolina caffè : le comptoir milanais gourmand à Paris, du café italien à l’aperitivoPaolina caffè : le comptoir milanais gourmand à Paris, du café italien à l’aperitivoPaolina caffè : le comptoir milanais gourmand à Paris, du café italien à l’aperitivo
Mickaël A. Bandassak

Lalu tiba saat aperitivo. aperitivo. Spritz, Negroni, Sbagliato, anggur Italia... mulai pukul 18.00 para pelayan yang berkemeja putih pun sigap, gelas bergoyang, percakapan makin hidup. Di sini, kita berhenti sejenak untuk kopi, kemudian kembali untuk segelas - dan di antara keduanya, ada sepotong Milan yang merayap masuk ke Paris.

Penyalahgunaan alkohol berbahaya bagi kesehatan, konsumsilah dengan bijak.

Informasi berguna

Tanggal dan jadwal
Dari 24 April 2026 Pada 31 Desember 2029

× Perkiraan waktu buka: untuk mengonfirmasi waktu buka, silakan hubungi restoran.

    Tempat

    77 Rue d'Aboukir
    75002 Paris 2

    Perencana rute

    Mengakses
    Metro 3 Sentier

    Situs resmi
    www.instagram.com

    Informasi lebih lanjut
    Paolina kafe Rue d’Aboukir (2e) : 08:00–19:00 / Akhir pekan 09:00–19:00
    Paolina kafe Rue de Turenne (3e) : 08:00–20:00 / Akhir pekan 09:00–20:00

    Komentar
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda