Minggu Sake 2026 di Paris: Bulan Februari Penuh Penemuan Kuliner

< >
Oleh Communiqué Sponsorisé · Diperbarui 30 Januari 2026 pukul 18:00 · Diterbitkan di 29 Januari 2026 pukul 18:00
Pada Februari 2026, Pekan Sake kembali hadir di Paris dan berbagai daerah untuk edisi kelima yang penuh cita rasa, fokus pada rasa umami, di 20 restoran pilihan. Temukan daftar restoran yang turut berpartisipasi!

Pada Februari 2026, edisi kelima Minggu Bir Saké akan kembali menyapa Paris dan berbagai wilayah di Prancis dalam rangka merayakan harmoni lezat antara bir saké Jepang dan kulinari Prancis.

Melalui sekitar dua puluh restoran dan bar anggur mitra, acara unik ini menawarkan berbagai pasangan makanan dan saké yang berfokus pada umami, rasa kelima yang menciptakan harmoni sempurna di lidah.

Sebuah pengalaman gastronomi yang tidak boleh dilewatkan, diselenggarakan oleh JFOODO, untuk mempertemukan dua budaya kuliner dengan kehalusan dan makna yang mendalam.

Daftar restoran istimewa di Paris dan sekitarnya

Dalam edisi 2026 ini, sekitar 20 restoran mitra turut serta dalam acara ini, antara lain:

Aké

Archimède Trip Au Cœur

Le Boréal

Cravan

Christophe Hay

ERH

Épopée

Helen

Geoelia

Le Paris-Brest oleh Christian Le Squer

Le Pinceau

che

Oyster Club

Poison

Sauvage

Sola

Vaisseau

Vingt vins d’art

Zostéra

228 litres

Beberapa seperti Christophe Hay, Le Paris-Brest, dan ERH sudah lama berpartisipasi dalam Semaines du Saké 2026.

Informasi lebih lanjut
Daftar lengkap akan diperbarui di situs resmi acara

Pengalaman mendalam tentang umami dan saké

Selama bulan perayaan ini, setiap restoran akan menyajikan pasangan hidangan dan saké yang dirancang sebagai pengalaman sensorik yang mendalam. Saké Jepang, yang kaya akan umami berkat proses fermentasi lambat dari beras, air, dan kōji, berfungsi sebagai pemicu rasa. Berbeda dari tanin pada anggur atau keasaman pada bir, saké memperpanjang rasa di mulut dan menghubungkan semua bahan dalam harmoni untuk menciptakan pengalaman kuliner yang peka dan konsisten.

Sebuah Pembukaan untuk Kehangatan dan Aksesibilitas

Inovasi besar pada edisi 2026 ini adalah hadirnya bar anggur dan restoran yang berkomitmen dengan pendekatan artisanale. Upaya mendemokratisasi saké ini bertujuan memperkenalkannya kepada lebih banyak orang, di tempat-tempat di mana etiket produk, asal-usul, dan hubungan dengan kehidupan menjadi inti dari setiap praktiknya.

Saiki, sake tidak lagi dianggap sekadar keunikan eksotis, melainkan menjadi bagian dari budaya bersama yang berlandaskan kualitas, kebersamaan, dan kenikmatan rasa.

Tradisi Jepang yang Diakui UNESCO

Perlu dicatat bahwa keahlian tradisional dalam pembuatan sake telah diakui pada tahun 2024 sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia oleh UNESCO. Gerakan lambat, musiman, dan terampil ini, dipegang teguh oleh para maîtres brewers tōji, menghubungkan wilayah dan musim: panen padi di musim gugur, proses pembuatan di musim dingin, dan pencicipan di musim semi. Setiap batch sake mencerminkan kepekaan, iklim, dan tanah asli yang berbeda-beda.

Seminggu Saké 2026 bukan sekadar merayakan minuman, tapi juga menghormati sebuah tradisi yang terus hidup dan penuh inovasi—menciptakan jembatan antara budaya Jepang dan Prancis, baik lewat sajian di piring maupun dalam gelas.

Penyalahgunaan alkohol berbahaya bagi kesehatan, konsumsilah dengan bijak.

Informasi berguna

Tanggal dan jadwal
Dari 1 Februari 2026 Pada 28 Februari 2026

× Perkiraan waktu buka: untuk mengonfirmasi waktu buka, silakan hubungi restoran.

    Situs resmi
    japan-food.jetro.go.jp

    Halaman Instagram
    @sake_sensation_fr

    Komentar
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda