Slak, dua ikon dari dunia street-food Turki, termasuk burger basah yang wajib dicoba di Pigalle.

Oleh Manon de Sortiraparis · Foto oleh Manon de Sortiraparis · Diperbarui 22 Maret 2026 pukul 21:45
Pigalle tidak pernah kekurangan energi maupun cita rasa, tetapi kini Slak hadir membawa sentuhan baru street-food yang penuh rasa. Di booth kecil ini, yang terinspirasi dari penjaja makanan jalanan populer tahun 70-an, saudara kembar yang juga mendirikan L’Atelier Dürüm mempersembahkan tempat makan yang memadukan dua ikon Turki: burger basah dan tantuni.

Hanya beberapa meter persegi, sebuah mini-kios, dapur yang terlihat langsung... Slak mengusung estetika yang kasar dan penuh nostalgia, sebagai kilasan kilas ke kios-kios kecil populer street-food Turki dari tahun 70-an. Menu-nya singkat, langsung ke pokoknya. Bahkan lebih sederhana lagi, hanya dua baris: di Slak, tempat baru ini yang terletak tak jauh dari Moulin Rouge, pilihan utamanya adalah islak hamburger atau tantuni, cukup satu dari keduanya. Cukup sekadar itu, dan selesai.

Dimiliki oleh keluarga pengusaha restoran yang telah dikenal lewat L’Atelier Dürüm, Slak dan dua ikon mereka dari street food Turki kini menyajikan pilihan dibawa pulang. Kejutan rasa pertama muncul dari inovasi unik mereka, sebuah hamburger yang sangat menarik dan penuh teka-teki. Berasal dari sekitar alun-alun Taksim di akhir abad ke-20, “burger basah” ini mencuri perhatian dan sekaligus membingungkan lidah yang mencicipinya, memancing rasa ingin tahu sekaligus ketertarikan baru dalam dunia street food.

Slak - Burger mouillé turc islak hamburgerSlak - Burger mouillé turc islak hamburgerSlak - Burger mouillé turc islak hamburgerSlak - Burger mouillé turc islak hamburger

Di sini, resepnya asli : daging smash, dipipihkan tipis saat dimasak. Kemudian, burger ini direndam seluruhnya dalam saus tomat yang diberi sentuhan bawang putih, rempah-rempah, dan herba, sebelum dipanggang dan dikukus. Hasilnya: roti yang sangat lembut, hampir lumer di mulut, dan daging yang juicy, penuh dengan cita rasa yang menggoda.

Secara teori, ideanya ('burger basah?!') mungkin mengejutkan, tapi begitu dicoba, rasanya langsung memikat, pasti, menghangatkan hati dan penuh rempah. Ditawarkan dengan harga Rp 70.000, sulit menemukan yang lebih jujur lagi.

Slak - Burger mouillé turc islak hamburgerSlak - Burger mouillé turc islak hamburgerSlak - Burger mouillé turc islak hamburgerSlak - Burger mouillé turc islak hamburger

Di depannya, tantuni (8,50€) merupakan salah satu andalan menu dan menampilkan sisi lain dari street-food Turki, asal dari Mersin di selatan Turki. Dagingnya, yang dipotong halus dan tipis, langsung dipanggang di atas plat besi besar, lalu diberi bumbu rempah-rempah khas dari Turki. Setelah itu, daging tersebut disajikan dalam wrap buatan sendiri atau roti yang lembut, dipenuhi dengan bawang, peterseli, tomat, sumac, acar, dan disiram dengan segar air lemon.

Segar, asam, pedas, Slak menawarkan versi daging sapi, versi , dan versi vegetarian dengan falafel. Penyaluran bahan baku dilakukan dengan serius (daging asal Prancis, roti dibuat oleh mitra pengrajin) dan tetap menjaga harga agar tetap terjangkau, dengan paketan harga yang ramah kantong yang membuat tempat ini makin menarik - antara 13,50€ dan 14,50€.

Slak - Sandwich tantuniSlak - Sandwich tantuniSlak - Sandwich tantuniSlak - Sandwich tantuni

Sisa menu juga tak kalah sederhana, hanya menyediakan satu lauk pendamping (kentang buatan sendiri yang siap dicelupkan ke dalam saus khas), beberapa minuman tradisional (ayran, limun, te es, bir Turki) dan satu hidangan penutup, yakni milkshake dari Maraş yang diperkaya dengan pistachio (6,50€).

Buka sepanjang waktu hingga tengah malam, bahkan sampai jam 2 pagi saat akhir pekan, Slak cocok banget dengan suasana cepat dan dinamis di Pigalle!

Tes ini dilakukan sebagai bagian dari undangan profesional. Jika pengalaman Anda berbeda dengan kami, beri tahu kami.

Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda