Grand Prix de la Pâtisserie de Paris 2026 sekali lagi mengundang para koki pastri Paris untuk menunjukkan bakat kreatif mereka. Di ibu kota, kompetisi bergengsi yang diluncurkan pada tahun 2019 oleh Walikota Paris Anne Hidalgo dengan dukungan koki terkenal Pierre Hermé ini merayakan keunggulan pengetahuan dalam perdagangan pastri roti dan kue. Pendaftaran akan tetap dibuka hingga Jumat 24 Oktober 2025, memungkinkan para profesional yang bekerja di ibu kota dan talenta muda yang sedang berlatih di berbagai tempat di Paris untuk ambil bagian dalam petualangan kuliner yang luar biasa ini.
Tema Grand Prix de la Pâtisserie 2026 adalah"Paris, Kota Cinta". Tema ini mengundang para kandidat untuk mendapatkan inspirasi dari jiwa romantis ibu kota, taman-tamannya, jembatan-jembatannya yang simbolis, dan jalan-jalannya yang diterangi cahaya bulan. Ini adalah cara puitis untuk merayakan seni pembuatan pastri, sambil memberikan penghormatan kepada citra mitos Paris di seluruh dunia.
Keaslian kompetisi ini terletak pada persyaratan untuk menyertakan setidaknya satu bahan yang diproduksi secara lokal: rempah-rempah aromatik, madu, bunga yang dapat dimakan, cokelat, atau buah. Persyaratan ini meningkatkan nilai produksi Paris dan mendorong jalur distribusi yang pendek, sebuah pendekatan yang sangat sesuai dengan dorongan pembangunan berkelanjutan yang dipromosikan oleh Kota Paris. Hal ini sesuai dengan semangat label Fabriqué à Paris, yang menyoroti keahlian lokal.
Chef pastry Pierre Hermé, yang dijuluki "Picasso-nya pastri", menjadi salah satu juri dalam acara tahunan ini. Pewaris dari empat generasi pembuat kue dan pastri Alsatian, pria yang merevolusi seni Haute-Pâtisserie ini membawa visi kreatif dan standar yang tinggi dalam kompetisi ini. Terpilih sebagai koki pastry terbaik di dunia pada tahun 2016 oleh Academy of the World's 50 Best Restaurants, Pierre Hermé mewujudkan keunggulan Prancis yang ingin dipromosikan oleh Grand Prix.
Kemunculannya yang luar biasa, mulai dari awal karirnya bersama Gaston Lenôtre pada usia 14 tahun hingga mendirikan perusahaannya sendiri pada tahun 1998, membuatnya menjadi mentor yang ideal bagi generasi baru yang penuh bakat. Kreasi ikoniknya seperti Ispahan dan Infiniment Vanille menjadi saksi pendekatan inovatif yang menjadi ciri khas pastri Paris kontemporer.
Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori. Di satu sisi, para profesional yang bekerja di Paris: koki pastry, pembuat roti dan kepala koki pastry di hotel dan restoran di ibu kota. Di sisi lain, para talenta muda yang sedang mengikuti pelatihan di sekolah pastry atau magang di Paris.
Pendekatan dua cabang ini memungkinkan keahlian yang sudah mapan dan kreativitas yang baru muncul untuk dipamerkan. Pemenang profesional akan menerima €4.000 dari Kota Paris, sedangkan pemenang kategori 'Talenta Muda' akan menerima pengalaman kerja selama seminggu di Maison Pierre Hermé yang prestisius. Ini adalah kesempatan luar biasa untuk menyempurnakan pelatihan Anda dengan seorang ahli di bidangnya.
Grand Prix de la Pâtisserie adalah salah satu dari sejumlah inisiatif yang berkontribusi pada reputasi internasional Paris sebagai ibu kota gastronomi. Ajang ini bergabung dengan Grand Prix de la Baguette yang terkenal, label Fabriqué à Paris, dan Prix du Goût d'Entreprendre.
Kompetisi ini menjadi saksi komitmen berkelanjutan Kota Paris terhadap perdagangan lokal dan industri kerajinan. Di saat pewarisan pengetahuan menjadi sangat penting, inisiatif ini menciptakan emulasi positif di antara para pengrajin. Mereka juga membantu menjaga ekosistem unik yang membuat ibu kota Prancis ini terkenal di seluruh dunia.
Edisi-edisi sebelumnya telah menampilkan bakat-bakat seperti Raamin Samiyi dari toko kue Momzi (pemenang pada tahun 2024 dengan "Opéra de plongeon"-nya), Jordan Talbot dan Quentin Lechat, yang telah lulus dari Royal Monceau dan akan segera terkenal. Pencapaian ini menggambarkan efek batu loncatan dari kompetisi untuk karier pembuatan pastri.
Pelamar yang berminat harus mengisi dan mengembalikan salah satu dari dua formulir aplikasi yang tersedia di situs resmi City of Paris paling lambat pukul 14.00 pada tanggal 24 Oktober. Setelah tahap pertama ini, mereka akan menerima berkas teknis untuk dilengkapi dan dikembalikan ke alamat khusus.
Sebuah komite pra-seleksi akan menganalisis entri untuk memastikan bahwa mereka sesuai dengan tema yang disyaratkan dan menggunakan setidaknya satu bahan yang dibuat di Paris. Kandidat yang terpilih kemudian akan diminta untuk mengirimkan enam kue kering, yang akan dicicipi oleh panel juri yang luar biasa.
Juri akan diketuai oleh Nicolas Bonnet Oulaldj, Wakil Walikota Paris yang bertanggung jawab atas perdagangan dan kerajinan tangan, dan Pierre Hermé. Juri akan terdiri dari para profesional pastry, perwakilan dari federasi profesional, dan warga Paris yang dipilih secara acak. Komposisi ini akan memastikan bahwa kreasi yang disajikan bersifat teknis dan terbuka untuk masyarakat umum.
Sekali lagi tahun ini, ibu kota akan bergetar dengan irama kreativitas pastri. Ini adalah kesempatan besar untuk menemukan bakat-bakat masa depan yang akan menyebarkan seni Prancis ke seluruh dunia.
Tanggal dan jadwal
Dari 21 Agustus 2025 Pada 24 Oktober 2025
Usia yang disarankan
Untuk semua
Reservasi
www.paris.fr















