Terletak di jalan Papillon di nama daerah 9e di Paris, Trigo adalah sebuah lokasi kecil yang menyajikan street food Franco-Brazilian yang dipelopori oleh Chef Ághata Le Lay dan Dani Bogoricin. Sandwich buatan rumah, resep musiman, dan pengaruh dari berbagai budaya menjadi bagian dari pengalaman tempat makan baru yang sangat menggoda, yang buka dari Senin sampai Jumat siang.
Trigo ('gandum' dalam bahasa Brasil) merayakan roti, berbagi, dan perpaduan kuliner. Di sini, tidak ada nuansa tropis atau stereotip berwarna-warni: desain modern yang dirancang oleh kantor Pietra + Weiss mengusung garis bersih dan nuansa elegan kontemporer.
Di dapur, sementara Dani mengawasi dari Brasil, Ághata mengambil alih kendali secara mandiri setiap hari. Setelah berkarier di dunia periklanan, ia memutuskan untuk meninggalkan semuanya demi dunia memasak. Tiba di Perancis sendirian dan belajar bahasa Perancis sekaligus menguasai teknik memasak selama pelatihan kulinernya.
Yang terpancar dari koki ini yang berkebangsaan dengan aksen nyaring adalah energi matahari dan tekadnya yang kuat. Ia menjalankan seluruh operasional restoran sendirian, tanpa karyawan, dari mengurus dapur hingga menyambut tamu, serta menyiapkan hidangan yang bisa dinikmati di tempat atau dibungkus untuk dibawa pulang.
Menu de Trigo sengaja dibuat singkat, dengan hanya tiga jenis sandwich yang menjadi inti dari tempat ini, terbaru ditambah dengan hidangan harian musim (ketika kami berkunjung, iga babi saus BBQ; 16,50€). Sandwich Bauru secara itself melambangkan kepribadian Brasil dari Trigo.
Lahir di São Paulo, sandwich ikonik ini menggabungkan roast beef homemade, tomat confit, acar, mozzarella, dan mayonnaise. Setelah dipanggang hingga keju meleleh dan hangat, setiap gigitan menghadirkan cita rasa khas dari Amerika Selatan. Roti yang digunakan berasal dari tetangga kami di Union Boulangerie, sementara seluruh adonan dan bumbu dibuat secara rumah. Dengan harga €11,50, seperti sandwich lainnya, ini jelas menjadi favorit yang harus dicoba.
Namun, pengaruh Prancis juga muncul di sana-sini, tanpa mengaburkan kenangan masa kecil sang koki dari Brasil (ini bukan masakan fusion!), seperti dengan sandwich ayam panggang yang diberi mayones dengan bawang karam, wortel asam-manis, dan tunas bayam. Sebuah sandwich musiman melengkapi koleksi menu, saat ini diisi dengan jamur pleurotus panggang, meskipun tidak selalu vegetarian.
Les accompagnements témoignent d'une attention particulière aux détails, à l’image de cette salade en entrée (5€), mêlant butternut et carottes au miel et sésame, pâtes orzo, comté, pousses d’épinards, et un mélange de graines. Simple mais subtilement élaborée.
Les desserts sont préparés sur place, fraîchement montés pour chaque commande. La crème mascarpone maison, décorée de graines de chia, accompagnée d’une compotée de poire et d’un crumble, est à la fois légère et savoureuse. Le chef propose également un gâteau du jour qui peut faire partie de votre menu, selon son inspiration. Côté prix, il faut compter environ 20 € pour un menu entrée + plat ou plat + dessert, ou 15 € pour un sandwich accompagné d’une entrée ou d’un dessert.
Keberagaman cita rasa dan kehangatan budaya Brazil menyapa Paris!
Tes ini dilakukan sebagai bagian dari undangan profesional. Jika pengalaman Anda berbeda dengan kami, beri tahu kami.
Tanggal dan jadwal
Hari-hari berikutnya
Selasa :
dari 12:00 memiliki 14:30
Rabu :
dari 12:00 memiliki 14:30
KAMIS :
dari 12:00 memiliki 14:30
Jumat :
dari 12:00 memiliki 14:30
Senin :
dari 12:00 memiliki 14:30
Tempat
Gandum
9 Rue Papillon
75009 Paris 9
Situs resmi
www.instagram.com































