Setelah tiga tahun membuka restoran gastronomi yang luar biasa, Géosmine, dan dua tahun meraih bintang pertama dari panduan Michelin, koki Maxime Bouttier kembali memperlihatkan perkembangan pesatnya di 11e arrondissement Paris dengan membuka tempat baru: Éthanol.
Terletak di sudut jalan de la Folie Méricourt dan jalan Jean-Pierre Timbaud, tak jauh dari Géosmine, tempat baru ini menghuni salah satu pengrajin sepatu tertua di ibu kota. Masih beroperasi hingga beberapa bulan lalu, tempat ini kini telah sepenuhnya direnovasi oleh atelier arsitektur Leymarie. Kombinasi bahan kayu ek solid, ubin tommettes, baja corten, dan jendela besar yang terbuka menghadap jalan, menciptakan suasana hangat dan elegan saat musim panas tiba.
Mulai bulan Februari 2026, tempat ini akan bertransformasi menjadi sebuah ruang serba guna: sebuah bar anggur yang berubah menjadi sebuah bistró lokal saat malam hari — begitu juga pada Minggu siang. Buka dari Rabu hingga Minggu, Éthanol akan menyajikan masakan pasar yang digambarkan sebagai "puitis dan mentah", disajikan dalam bentuk tapas dan piring berbagi dengan harga yang adil.
Menu akan terus diperbarui sepanjang minggu dan bahkan dalam satu malam yang sama, termasuk piring pata negra, serta pilihan ikan dan keju dari Chez Virginie untuk memulai dengan meriah, sebelum melanjutkan dengan sepiring entrecôte atau secangkir crème caramel saffron yang lembut, pada makan siang hari Minggu. Lebih dari 400 referensi anggur dari berbagai daerah, negara, dan metode pembuatan anggur, akan melengkapi setiap sajian dengan harmoni.
Tempat
Etanol
28 Rue Jean-Pierre Timbaud
75011 Paris 11
Situs resmi
www.ethanol-paris.com















