Dari Yunani ke Italia, jarak antara keduanya terasa sangat dekat. Chef Italia Martino Ruggieri baru saja membuka Maison Ruggieri Palais Royal di pusat galeri Palais-Royal, menggantikan dulu restoran di tempat yang sama, yang dulu dimiliki oleh kelompok Evok dan pernah dipimpin oleh chef Yunani Philip Chronopoulos.
Asal dari Puglia, mantan tangan kanan dari Yannick Alléno dan pemenang Bocuse d’Or Italia 2017, Chef Martino Ruggieri kini menapaki babak baru dalam kariernya. Setelah mendapatkan dua bintang di 2024 di tempat lamanya, Maison Ruggieri yang terletak di arrondissement 8 (sekarang dikenal sebagai Héritages), Ruggieri bertekad menjadikan tempat ini sebagai restoran bergengsi yang sejalan dengan standar gastronomi yang tinggi. Tak menutup kemungkinan, ia akan kembali mendapatkan bintang Michelin dalam waktu dekat.
Di tengah tempat bersejarah ini, tak jauh dari Comédie-Française, Martino Ruggieri menyajikan masakan yang digambarkan sebagai "tepat dan kontemporer, antara memori dan inovasi". Ia melanjutkan karyanya dengan mengusung gastronomi yang berakar pada tradisi, kekuatan, dan kenangan—tema yang ia hubungkan dengan perjalanan kuliner yang tersusun seperti puisi.
Dengan komitmen terhadap kualitas bahan, restoran baru ini menonjolkan penggunaan bahan-bahan secara utuh dan penuh rasa, melalui menu degustasi (110€ saat makan siang, sekitar 300€ saat makan malam) yang dapat dinikmati di lingkungan bersejarah yang akan merayakan 400 tahun Palais-Royal.
Tempat
Rumah Ruggieri di Istana Kerajaan
111 Galerie de Valois
75001 Paris 1
Situs resmi
maisonruggieri.com















