Melalui deretan alamatnya yang menggugah selera, Paris mengajak kita melakukan tur kuliner keliling dunia dengan memperkenalkan hidangan-hidangan khas dari ujung dunia. Untuk pemberhentian kuliner berikutnya, kami mengajak Anda menjajal sebuah tempat yang asyik untuk tinggal dan makan enak. Di 6e arrondissement kami menantikan Shin Izakaya, sebuah restoran modern dan ramah, di mana art de vivre japonais bertemu dengan semangat Paris.
Di sini, restoran ini mengadopsi gaya izakaya Jepang, dalam versi hybrid di mana pengunjung bisa sekadar mencicipi berbagai piring kecil maupun menikmati hidangan dengan format klasik hidangan pembuka, hidangan utama, dan pencuci mulut. Untuk kelompok, menu omakase (cicipan tanpa melihat daftar hidangan) juga bisa ditawarkan. Tempat ini dengan demikian memadukan penggemar tapas dan para puris yang menghargai menu per porsi tunggal.
Setelah menggigiti edamame yang dibumbui merata untuk membuka selera, kita mulai degustasi dengan dua hidangan vegetarian, salah satunya adalah terung panggang miso, kini menjadi klasik yang luas ditemui di tempat sejenis, yang seharusnya memikat para penggemar perpaduan manis-gurih serta cita rasa yang nyaman berkat daging terungnya yang lembut dan saus karamelnya. Untuk kesegaran, jangan lewatkan bayam dengan saus wijen krim: kita menikmatinya di sini dengan sedikit tekstur renyah dan hasilnya sangat berair.
Selanjutnya, kami akan tergila-gila pada dua andalan utama rumah ini: ayam karaage, ayam goreng gaya Jepang yang renyah di dalam, lumer di luar. Lagi pula, ini adalah hidangan andalan yang cukup umum di restoran Jepang di ibu kota, yang bisa Anda nikmati dengan baik di tempat makan menggugah selera ini.
Yang kedua, menjadi favorit kami dan layak memikat para pecinta cita rasa laut serta manis-gurih: Saba no misoni. Ikan makarel panggang yang dimarinasi dalam saus miso ini menghadirkan kelezatan yang hangat di lidah. Tekstur lemak ikan juga memberi nuansa kenyamanan. Tak ada satu tulang pun yang tersisa, dan kita akan dengan cepat menuangkan nasi ke sisa sausnya, bertekad menghabiskan hidangan hingga tetes terakhir. Perlu dicatat, pendampingnya bersifat tambahan, sehingga bisa sedikit mengubah cara Anda membaca menu.
Jika bagi Anda, cuisine japonaise berarti sushi adalah satu-satunya pilihan, maka akan ada masalah: di sini, meskipun menu benar‑benar terinspirasi dari gastronomi negara matahari terbit, Anda tidak akan menemukan sushi di menu. Dalam hal ini, kami merekomendasikan restaurant Ojii yang tidak jauh dari sini, sebuah alamat yang lebih intim meskipun relatif mahal yang menawarkan sushis dalam aturan seni, atau juga Iodé untuk alternatif yang lebih terjangkau. Namun jika Anda ingin sebuah alamat dengan nuansa bistrot yang santai, maka Shin Izakaya bisa jadi salah satu tempat yang mungkin menjadi langganan Anda di masa mendatang.
Sebelum masuk ke hidangan pencuci mulut, kita jeda sejenak dengan minuman: di sini, meskipun klasik masih jadi andalan, sayang jika melewatkan spesialisasi yang melengkapi obsesi kuliner Jepang. Ada pilihan koktail dan mocktail bertema Jepang yang menarik, termasuk spritz versi umeshu, likor plum, serta pilihan saké yang menjanjikan penemuan menarik baik sebagai digestif maupun “anggur beras”. Kami anjurkan Anda mempercayakan rekomendasi tim untuk menemukan pasangan yang sempurna dengan hidangan Anda!
Saat hidangan penutup datang, kejutan pun muncul: saat memilih fondant cokelat, kami tidak menyangka akan menikmati salah satu yang terbaik yang pernah kami rasakan di Paris. Sesuai karakternya, teksturnya membawa kita kembali ke masa kecil ketika mencuri potongan-potongan kue cokelat yang baru keluar dari oven, setengah larut. Ada twist di sini: penggunaan pasta kacang merah yang melunakkan kepahitan kakao agar sepanjang santap kita tetap merasakan kenikmatan yang sama seperti gigitan pertama, tanpa lidah merasa jenuh. Ditambah lagi, sebuah mangkuk garam bunga mengundang kita menaburkan sedikit untuk memperkuat cita rasa. Jika ditambahkan es krim teh hijau dengan wijen, Anda mendapatkan kombinasi rasa yang cantik untuk menutup sesi degustasi ini!
Penyalahgunaan alkohol berbahaya bagi kesehatan, konsumsilah dengan bijak.
Tes ini dilakukan sebagai bagian dari undangan profesional. Jika pengalaman Anda berbeda dengan kami, beri tahu kami.
Tanggal dan jadwal
Dari 7 September 2026 Pada 31 Desember 2027
Tempat
Shin Izakaya
6 Rue des Ciseaux
75006 Paris 6
Perencana rute
Mengakses
Metro Saint-Germain-des-Prés (Jalur 4), Mabillon (Jalur 10)
Situs resmi
www.shin-izakaya.fr











































