Masakan Afrika sangat populer di Paris akhir-akhir ini, dan mudah untuk mengetahui alasannya! Cita rasa baru dari tempat lain, rempah-rempah yang dipilih dengan baik, daging yang dimasak dengan sempurna... Hidangan ini pasti akan menggoda selera mereka yang mencari kelezatan gastronomi baru. Dan jangan lupakan suasana yang sering kali meriah di restoran-restoran ini, dan keinginan para koki untuk berbagi masakan mereka yang luar biasa dengan para pencinta kuliner dan mereka yang ingin tahu!
Pada kenyataannya, tidak hanya ada satu, tetapi ada lima puluh masakan Afrika yang berbeda, seperti halnya banyak negara yang membentuk benua ini. Masing-masing memiliki keahlian memasaknya sendiri, tentu saja, tetapi ada juga pengaruh regional dan kesamaan budaya yang diterjemahkan ke dalam bahan-bahan umum dan teknik kuliner yang serupa.
Di antara bahan makanan pokok dalam masakan Afrika adalah millet, beras, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan, ayam, domba, dan sapi. Rempah-rempah, cabai, dan jahe segar banyak digunakan untuk menambah rasa, kehangatan, dan kedalaman pada hidangan tradisional, di mana saus yang umumnya kental dan gurih memainkan peran penting.
Salah satu ciri khas masakan Afrika adalah perhatian yang diberikan oleh para koki dalam memasakdaging,ikan, sayuran, dan roti di atas api kayu, yang memberikan rasa yang tak tertandingi. Belum pernah mencobanya? Anda akan kehilangan pengalaman yang luar biasa!
Ayam yassa, alloco, mafé, saka saka... Begitu banyak nama yang mengingatkan pada keajaiban. Jadi, untuk mengejar waktu yang terbuang dan menemukan masakan yang begitu kaya akan cita rasa, segera temukan restoran Afrika terbaik di Paris!



Bouyon, restoran Afrika kecil yang semarak, kreatif, dan penuh penghormatan di Belleville
Bertengger di ketinggian Belleville, Bouyon telah membuat sarang kecilnya di sana, dan sudah sukses. Semarak dan kreatif, restoran Afrika kecil ini tahu bagaimana cara menghormati tradisi sekaligus mengikuti perkembangan zaman. [Baca selengkapnya]



Table Penja, tujuan wisata chef Pierre Siewe di Afrika
Chef Pierre Siewe mengajak para tamunya untuk melakukan ekspedisi di Afrika, menggunakan teknik dan resep dari masakan Prancis. Sebuah perkawinan yang halus yang dapat ditemukan di Table Penja. [Baca selengkapnya]



Petit Boutary, restoran adiboga dengan cita rasa Afrika di Les Batignolles
Petit Boutary adalah adik dari Boutary, dan hidangan gourmet di terasnya yang luas dan cerah dipadukan dengan sentuhan Afrika oleh koki Roméo Agbodjan. [Baca selengkapnya]



Assinie, restoran Afrika yang elegan di arondisemen ke-17 Paris, membangkitkan selera
Terletak di arondisemen ke-17 Paris, restoran Assinie mengundang Anda dalam perjalanan kuliner antara Pantai Gading dan Prancis. Setelah mengalami kebakaran pada Desember lalu, restoran ini kembali dibuka untuk menawarkan pengalaman sensorik yang unik di jantung kota Paris. Dengan dekorasi baru dan hidangan yang penuh warna, restoran ini merupakan penghormatan kepada Afrika Barat. [Baca selengkapnya]



Kuti, restoran pan-Afrika yang gratis dan murah hati di Strasbourg Saint-Denis
Dari Ghana ke Nigeria, melalui Senegal, Kuti memperkenalkan masakan pan-Afrika di Strasbourg Saint-Denis, dan itu benar-benar menyenangkan. [Baca selengkapnya]



Lafayette's, restoran milik Mory Sacko di Paris, diresmikan. Kami akan memberi tahu Anda semua tentangnya!
Lafayette's adalah nama restoran baru Mory Sacko di Paris, yang menjanjikan hidangan fusion yang inovatif. Berlokasi di 8 rue d'Anjou, di arondisemen ke-8 Paris, tempat bersejarah ini kini hadir dengan pengaruh Afrika dan Prancis, serta sentuhan Amerika. [Baca selengkapnya]



BooloFood, restoran terjangkau yang menyajikan hidangan Afrika yang berlimpah di arondisemen ke-19
Rue de Joinville, hanya beberapa menit berjalan kaki dari Parc de la Villette yang luas, merupakan rumah bagi BooloFood, sebuah restoran kecil yang ramah dengan menu yang berlimpah, masakan yang seimbang dan harga yang terjangkau. [Baca selengkapnya]



Soré, kantin dan toko kelontong Afrika yang murah hati di Canal Saint-Martin
Mulailah perjalanan ke Afrika dan seribu satu cita rasanya di kantin dan toko kelontong Soré, hanya sepelemparan batu dari Canal Saint-Martin! [Baca selengkapnya]



Mosugo, jajanan kaki lima Afrika dan burger ayam goreng oleh Mory Sacko
Hilang sudah taplak meja putih dan peralatan makan perak dari restoran berbintang Michelin miliknya; di Mosugo, Mory Sacko bereksperimen dengan makanan kaki lima dan ayam goreng. [Baca selengkapnya]



Bomaye, burger Afrika yang luar biasa yang terinspirasi dari hidangan tradisional Afrika
Di Bomaye, Anda dapat menemukan dan menikmati burger Afrika dengan resep yang memberi penghormatan kepada hidangan tradisional Afrika seperti mafé, garba, ayam yassa, dan alloco. [Baca selengkapnya]



New Soul Food Le Maquis, kuilnya jajanan kaki lima khas Afsel
New Soul Food, foodtruck yang terkenal, membuka restoran 'batu bata dan mortir' hanya sepelemparan batu dari Canal Saint-Martin. Di Le Maquis, Anda akan dapat menikmati hidangan kaki lima khas Afrika yang orisinil dan sangat lezat. [Baca selengkapnya]



Di Mosuke, Mory Sacko menggabungkan dengan cemerlang nuansa Afrika dan Jepang
Mory Sacko, salah satu kandidat utama di Top Chef musim 2020, baru saja membuka restoran pertamanya di Paris. Diberi nama Mosuke, tempat kuliner baru ini menggabungkan masakan Afrika, Jepang dan Prancis. [Baca selengkapnya]
Temukan lokasi semua alamat ini dengan mengklik peta di bagian bawah artikel
Siap untuk melakukan petualangan kuliner?















