Untuk mencerahkan hari Anda (dan perut Anda, pada saat yang sama), tidak ada yang lebih baik daripada menikmati masakan Mediterania dan Timur Tengah. DariMarokohingga Pakistan, melaluiAljazair,Tunisia, Libya, Mesir, Sudan, Israel, wilayah Palestina, Lebanon, Yordania, Suriah, Irak, Arab Saudi,Turki, Iran, dan Afghanistan, masakan Timur Tengah sama beragamnya dengan jumlah negara yang ada di wilayah ini.
Hal yang sama juga berlaku untuk masakan Mediterania yang mencakupmasakan Levantine,masakan Iberia,masakan Arab,masakan Yahudi, masakan Korsika, masakan Provençal, masakan Yunani, masakan Italia... Berbeda dengan Prancis di mana masakan mewah dinikmati di restoran, yang dipenuhi tradisi dan kebiasaan, negara-negara ini telah menguasai seni makan di jalanan, dengan jari-jari.
Ya, street food sangat populer di negara-negara Mediterania dan Timur Tengah. Cuaca di sana selalu cerah, dan tentu saja lebih menyenangkan menikmati sandwich di bawah sinar matahari daripada di tengah hujan. Namun, meskipun cuaca di ibu kota tidak menentu, Anda tetap bisa menikmati hidangan street food Mediterania dan Timur Tengah di Paris.
Berikut adalah beberapa rekomendasi tempat makan yang enak!



Ayadi Gourmet, gerai makanan kaki lima Fatteh Suriah di Paris
Ayadi Gourmet adalah gerai makanan jalanan atau lebih tepatnya gerai makanan jalanan pertama di Paris yang mengkhususkan diri pada Fatteh Suriah. Terletak di arondisemen ke-5 Paris, gerai restoran mini yang dapat dibawa pulang ini menawarkan hidangan unik yang dibuat sendiri dari bahan-bahan terbaik. Dan yang paling penting, restoran ini berkomitmen untuk membantu mereka yang kurang mampu. [Baca selengkapnya]



Leven, jajanan kaki lima Kurdi yang terbakar
Mulailah perjalanan ke Timur Tengah di Leven, kedai makanan kaki lima Kurdi yang baru di Sentier. [Baca selengkapnya]



Nissi, roti lapis hallah lembab dengan cita rasa Levantine yang sangat (sangat) lezat
Dari sabich hingga schnitzel, bakso ikan ala Maroko dan daging sapi rebus, sandwich hallah Nissi dengan cita rasa Levantine sangat lezat. [Baca selengkapnya]



La Sabicherie, rumah dari sandwich Israel yang 'lain'
Kurang terkenal dibandingkan dengan sandwich falafel, sabich tidak akan membuat Anda iri! Anda dapat menyantapnya untuk dibawa pulang di La Sabicherie, dekat Bastille dan sekarang di SoPi juga! [Baca selengkapnya]



L'Atelier Dürüm, kantin Turki dengan dürüm yang lezat di arondisemen ke-18
Terletak di Rue de Clignancourt, di arondisemen ke-18, Atelier Dürüm merupakan tempat makan keluarga, sebelum akhirnya menjadi tempat yang wajib dikunjungi di kawasan ini. Apa saja yang ada di menu? Hidangan rumahan yang berlimpah, terinspirasi dari masakan tradisional Turki tenggara. [Baca selengkapnya]



Zinzin, adik laki-laki Gargouille dalam versi sandwich Mediterania yang sangat nakal
Mengikuti jejak kakaknya, Gargouille, Zinzin menawarkan hidangan Mediterania dalam versi sandwich yang benar-benar nakal. [Baca selengkapnya]



Choukran, couscous, dan sandwich Maroko oleh Abdel Alaoui
Abdel Alaoui membuka restoran Choukran di arondisemen ke-9. Menu yang disajikan: couscous, chakchouka, dan sandwich Maroko. [Baca selengkapnya]



Bros, kios Israel, shawarma, dan falafel di Passage des Panoramas
Broche memilih kesederhanaan dengan 2 resep yang sangat lezat: shawarma domba-ayam yang dimasak di atas api kayu dan pita falafel. Pergilah ke Passage des Panoramas! [Baca selengkapnya]



Nour, sebuah konter kecil yang menyajikan makanan jalanan Israel dan arayes panggang
Nour memperkenalkan arayes kepada sebanyak mungkin orang, bagian penting dari makanan kaki lima Levantine yang masih belum banyak dikenal di Paris. [Baca selengkapnya]



Faurn dan man'ouchés-nya, pizza Lebanon ala Alan Geaam
Alan Geaam telah membuka Faurn, sebuah restoran yang sangat dekat dengan alamat sebelumnya, di mana ia merasa terhormat untuk memperkenalkan man'ouché, sepupu pizza Lebanon kepada para pengunjung! [Baca selengkapnya]



étsi l'ouzeri, makanan jalanan Yunani menurut Mikaela Liaroutsos
Setelah étsi le bistro, koki Prancis-Yunani Mikaela Liaroutsos baru saja membuka taverna Yunani yang berjarak sangat dekat, yang menyajikan hidangan kaki lima Yunani dan mezzes yang dapat dibagikan. [Baca selengkapnya]



Papo, jajanan kaki lima Portugis yang lezat di arondisemen ke-11
Toko kecil baru bernama Papo ini menyoroti makanan khas Portugis yang masih belum banyak dikenal di Paris: papo, roti kecil dengan isian yang tersedia dalam beberapa versi lezat. [Baca selengkapnya]



Man'ouché, restoran jajanan kaki lima khas Lebanon yang sangat dekat dari Centre Pompidou
Penggemar chawarmas, galette, dan pitta harus pergi ke Man'ouché, restoran makanan jalanan Lebanon yang berjarak sangat dekat dari Centre Pompidou di rue Rambuteau. Ini adalah tempat yang sempurna untuk menikmati makanan sambil menjelajahi Lebanon dan kulinernya yang lezat! [Baca selengkapnya]
Temukan lokasi semua alamat ini dengan mengklik peta di bagian bawah artikel















