Sebagai simbol Paris yang memukau di era Roaring Twenties, La Coupole lebih dari sekadar brasserie: ini adalah monumen kehidupan Paris. Sejak diresmikan pada tahun 1927, landmark di Boulevard du Montparnasse ini telah mewujudkan perpaduan antara seni, kemeriahan, dan keahlian memasak.
Di balik tiang-tiang Art Deco dan kubahnya yang luas dan bermandikan cahaya, La Coupole telah bertahan dalam ujian waktu tanpa kehilangan kilauannya. Sebuah teater sehari-hari, kantin seniman, grand dame dari Paris yang abadi, orang-orang datang ke sini untuk makan, merayakan, dan merasakan nafas sejarah selama seabad.
La Coupole membuka pintunya pada tahun 1927, di puncak masa keemasan distrik Montparnasse, yang saat itu merupakan pusat kehidupan intelektual dan artistik Paris. Dibangun sebagai brasserie yang monumental, restoran ini mengesankan dengan ukurannya yang besar, arsitekturnya yang berani, dan gaya Art Deco, yang kini menjadi bangunan yang terdaftar. Idenya bukan hanya untuk memberi makan, tetapi juga untuk mempesona: 33 seniman, termasuk Fernand Léger, ikut serta dalam mendekorasi kolom dan langit-langit. Dekorasi avant-garde ini dengan cepat menjadikannya tengara avant-garde Paris.
Sejak awal, La Coupole menarik perhatian kaum bohemia Paris. Ernest Hemingway, Man Ray, Kiki de Montparnasse, Brassai, Chagall, Jean Cocteau, Fitzgerald, dan Giacometti pernah tinggal di sana. Josephine Baker menari di sana, Picasso bertemu Aragon, Sartre berdebat dan Simone de Beauvoir menulis. La Coupole menjadi panggung di mana budaya modern ditulis secara nyata. Dalam beberapa dekade berikutnya, para bintang sinema, mode, dan politik mengambil alih. Mereka termasuk Serge Gainsbourg, Françoise Sagan, Yves Saint Laurent, François Mitterrand, Jack Nicholson, dan Catherine Deneuve. Perpaduan unik antara kaum intelektual, selebritas, dan penduduk setempat yang mendukung pesona tempat ini.
Dalam hal masakan, La Coupole tetap setia padasemangat brasserie Paris. Hidangan laut yang disajikan di bangku, sepiringtiram, asinan kubis seafood, tartare, foie gras, lobster bakar... La Maison menawarkan menu yang meriah dan meyakinkan, dengan layanan terus menerus dari sarapan hingga makan malam. Pada hari Sabtu, Paris Follies menghidupkan kembalisemangat tahun 1920-an, di ruang bawah tanah yang disulap menjadi teater. Program di Dancing de La Coupole meliputi kabaret, tap dancing, olok-olok, dan ayunan hingga subuh.
La Coupole tetap menjadi tengara di arondisemen 14ᵉ, sangat dekat dengan stasiun Vavin. Ruang makannya yang besar, mampu menampung lebih dari 300 pengunjung, tiang-tiang yang dicat, mosaik warna-warni, dan teras yang cerah membuatnya wajib dikunjungi oleh siapa pun yang ingin merasakankeanggunan Paris.
Tanggal dan jadwal
Hari-hari berikutnya
SABTU :
dari 08:00 memiliki 00:00
- dari 12:00 memiliki 23:00
Minggu :
dari 08:00 memiliki 23:00
- dari 12:00 memiliki 22:00
Senin :
dari 08:00 memiliki 23:00
- dari 12:00 memiliki 22:00
Selasa :
dari 08:00 memiliki 00:00
- dari 12:00 memiliki 23:00
Rabu :
dari 08:00 memiliki 00:00
- dari 12:00 memiliki 23:00
KAMIS :
dari 08:00 memiliki 00:00
- dari 12:00 memiliki 23:00
Jumat :
dari 08:00 memiliki 00:00
- dari 12:00 memiliki 23:00
Tempat
La Coupole
102 Boulevard du Montparnasse
75014 Paris 14
Situs resmi
www.lacoupole-paris.com



















